27 PPPK Baru Tugas di Kota Bangun Darat, Kecamatan Siapkan Mess Pegawai

intuisi

22 Okt 2025 14:55 WITA

Ilustrasi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. (kontributor intuisi.co)

Tenggarong, intuisi.co – Kecamatan Kota Bangun Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kedatangan 27 PPPK atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja baru. Pihaknya pun menyiapkan rencana pembangunan mess pegawai.

Fasilitas ini akan menjadi tempat tinggal sementara bagi aparatur, terutama pegawai baru dari luar daerah, sekaligus upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan produktif. Camat Kota Bangun Darat, Zulkifli, mengatakan kehadiran PPPK baru membawa energi segar bagi peningkatan pelayanan publik di wilayah yang relatif muda tersebut.

Namun, ia tak menampik bahwa keterbatasan sarana tempat tinggal menjadi persoalan yang harus segera diatasi. “Kami berencana membangun mess karyawan agar pegawai di kecamatan ini merasa nyaman dan bisa bekerja lebih optimal,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).

Saat ini, fasilitas mess di Kantor Kecamatan Kota Bangun Darat masih terbatas bagi pejabat struktural seperti kepala seksi, kasubag, dan pejabat eselon lainnya.
Sementara itu, staf pelaksana dan pegawai baru, khususnya PPPK, belum memiliki fasilitas tempat tinggal yang disediakan pemerintah. Akibatnya, sebagian harus menempuh perjalanan cukup jauh setiap hari untuk bekerja.

Zulkifli menilai keberadaan mess pegawai bukan sekadar kebutuhan sekunder, tetapi fasilitas strategis yang berpengaruh langsung terhadap efektivitas pelayanan masyarakat.

“Kehadiran pegawai baru tentu membawa semangat baru. Tapi mereka juga perlu difasilitasi. Karena itu kami akan usulkan pembangunan mess melalui bantuan keuangan daerah,” jelasnya.

Rencana pembangunan mess tersebut akan diajukan dalam perubahan anggaran tahun 2026, menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Tahun ini, kata Zulkifli, fokus anggaran masih diarahkan untuk pembangunan infrastruktur jalan serta peningkatan layanan dasar masyarakat.

“Kalau tahun ini belum memungkinkan, minimal tahun depan sudah bisa kita masukkan dalam perencanaan anggaran,” tambahnya.

Ia juga menegaskan, menurut informasi dari Bidang Mutasi Kepegawaian, fasilitas mess menjadi bagian penting dalam mendukung kinerja aparatur di wilayah hasil pemekaran.

“Informasi dari Kabid Mutasi menyebutkan, kecamatan baru seperti ini memang perlu dibangunkan mess agar pegawainya betah dan bisa melayani masyarakat dengan baik,” tuturnya.

Selain untuk meningkatkan kenyamanan, keberadaan mess juga diharapkan menjadi sarana memperkuat kebersamaan antarpegawai. Dengan tempat tinggal yang layak dan terpusat, koordinasi antarstaf dapat berjalan lebih efisien, sehingga pelayanan publik semakin responsif.

“Ini bukan sekadar fasilitas, tapi bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan pegawai. Kalau pegawai nyaman, kinerjanya pasti meningkat,” tegas Zulkifli.

Ia berharap dukungan Pemkab Kukar terhadap rencana tersebut dapat segera terealisasi, agar Kecamatan Kota Bangun Darat memiliki lingkungan kerja yang lebih profesional, inklusif, dan manusiawi — sesuai semangat pembentukan wilayah pemekaran yang ingin menghadirkan pemerintahan lebih dekat dengan masyarakat. (rio/adv)


Ikuti berita-berita terbaru Intuisi di Google News!