Balikpapan, intuisi.co – Hasil screening atau pengujian massal covid-19 di Pasar Pandansari Balikpapan telah menemukan dua hasil positif. Salah satunya BPN 198 yang terkonfirmasi pada 2 Juli 2020. Namun saat ini tak diketahui di mana rimbanya.
BPN 198 merupakan perempuan BPN198 43 tahun KTP Balikpapan. Kontak erat kasus BPN 135 atau istri pedagang pasar Pandansari positif virus corona yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Namun demikian, sejak terkonfirmasi positif, hingga kini Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Balikpapan belum menemukan pasien tersebut. ⠀
“Yang terkonfirmasi positif ini istri pedagang pasar Pandansari yang meninggal dunia. Setelah dapatkan hasil swab positif, yang bersangkutan menghilang. Dicari rumah di dua rumah tidak ada,” terang Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, dalam rilisnya pada Sabtu siang, 4 Juli 2020.
Hingga kini, masih belum diketahui persis di mana keberadaan kasus positif covid-19 tersebut. Dari penelusuran lebih lanjut, didapatkan kabar jika yang bersangkutan kabur ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Namun hingga kini juga masih belum ditemukan.
Pemkot Balikpapan telah berkoordinasi dengan otoritas setempat perihal kabar kasus tersebut. Sampai saat ini belum mendapat kabar si pasien telah ditemukan. Termasuk kebenaran dari keberadaannya di Banjarmasin. “Kami sudah beritahu agar dilakukan segera penanganan karena yang bersangkutan positif,” terang Rizal Effendi di Posko & Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan.
Adapun dari sembilan kasus terkonfirmasi positif pada 4 Juli 2020, satu di antaranya juga hasil screening dari Pasar Pandansari. Yakni kasus BPN 217 perempuan usia 59 tahun, warga KTP Balikpapan. “Kami masih menunggu laporan apakah BPN 217 pedagang dalam pasar, tangga pasar, atau luar pasar. Karena yang ikut swab ada dari dalam pasar, luar, dan jalan. Masih kami tunggu dari kepala dinas pasar,” pungkas Wali Kota. (*)