Dispar Kukar Gaspol Revitalisasi Pulau Kumala, Targetkan Wisata Rekreasi-Edukasi

intuisi

31 Okt 2025 17:32 WITA

Pulau Kumala siap jadi magnet wisata Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara. (Intuisi.co)

Tenggarong, intuisi.co – Upaya menghidupkan kembali Pulau Kumala sebagai salah satu destinasi unggulan di Kutai Kartanegara (Kukar) mulai digencarkan pemerintah daerah. Kawasan wisata yang pernah menjadi ikon rekreasi warga Kalimantan Timur ini tengah diarahkan menjadi ruang wisata yang tidak sekadar menawarkan hiburan keluarga, tetapi juga menyampaikan nilai edukasi bagi pelajar dan masyarakat.

Pengembangan Pulau Kumala masuk dalam program hilirisasi sektor pariwisata yang ditekankan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin. Pemerintah melihat potensi pulau yang sudah berdiri lebih dari dua dekade ini masih sangat besar untuk dioptimalkan melalui penataan zona wisata yang lebih terarah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Arianto, mengatakan bahwa pihaknya telah menyusun konsep pengembangan yang membagi Pulau Kumala ke dalam sejumlah zona rekreasi serta taman edukatif.

“Itu akan jadi taman edukasi dan taman keanekaragaman hayati,” ujar Arianto, belum lama ini.

Pada zona rekreasi keluarga, Dispar Kukar merancang pembangunan waterboom dan kolam arus. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi daya tarik baru bagi masyarakat Kukar maupun daerah sekitar, sekaligus menghadirkan alternatif destinasi yang selama ini ditunggu para pengunjung.

Adapun untuk area edukatif, pemerintah daerah menyiapkan pengembangan taman keanekaragaman hayati. Di kawasan ini, pelajar dan wisatawan dapat mempelajari beragam jenis tanaman serta pohon asli Kukar. Pemerintah juga berencana menambahkan sejumlah satwa lokal untuk memperkaya pengalaman wisata berbasis pendidikan.

“Kalau taman ini sudah jadi, pengunjung yang suka wisata alam bisa melihat berbagai jenis pohon dan satwa, termasuk siswa-siswa yang ingin belajar flora-fauna di situ,” tambahnya.

Dalam proses penyusunan master plan, Dispar Kukar menggandeng sejumlah instansi teknis. Salah satunya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar yang ikut berperan dalam pengolahan konsep besar kawasan wisata berkelanjutan tersebut.

“Untuk koordinasinya, sementara ini kita masih dengan DLHK. Kita baru diskusi bagaimana menyusun master plan-nya untuk Tenggarong, yang sedang digarap teman-teman,” jelas Arianto.

Kendati tahapannya masih dalam perencanaan dan menghadapi sejumlah tantangan teknis, Dispar Kukar tetap optimistis bahwa Pulau Kumala akan kembali menjadi magnet wisata. Letaknya yang strategis di tengah Sungai Mahakam serta kedatangan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi faktor kunci yang diperkirakan meningkatkan arus wisatawan.

“Kalau IKN sudah jadi, mungkin banyak orang datang ke sini,” pungkasnya. (adv/ara)

Ikuti berita-berita terbaru Intuisi di Google News!