HeadlineSorotan

Ditangkap KPK, Ismunandar Punya Banyak Tanah di Kutim dan Samarinda

Dari total harta dan kekayaan Ismunandar terlapor kepada KPK, hampir seluruhnya aset tanah dan bangunan di Kutim hingga Samarinda.

Samarinda, intuisi.co – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ismunandar diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Kamis malam, 2 Juli 2020. Diduga berkaitan pemberian hadiah dari proyek pengadaan barang dan jasa.

Hingga berita ini diturunkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memberi pernyataan resmi soal penangkapan tersebut. Kendati demikian, telah dibenarkan bahwa OTT kali ini menyeret kepala daerah di Kalimantan Timur (Kaltim).

“Betul, tadi malam 19.30 (WIB) ada giat tertangkap tangannya para pelaku korupsi berupa menerima hadiah atau janji dalam pengadaan barang dan jasa di salah satu kabupaten di wilayah Kalimantan Timur,” terang Ketua KPK Firli Bahuri.

Informasi dihimpun intuisi.co, total 15 orang diamankan dalam OTT tersebut. Selain Ismunandar, salah satunya adalah sang istri, Encek Unguria Riarinda Firgasih. Ismunandar dan Firgasih diamankan di salah satu hotel di Jakarta bersama lima orang lainnya. Sedangkan delapan sisanya, diamankan di Samarinda dan Kutim.

Punya Banyak Tanah

Ismunandar merupakan bupati Kutim berpasangan dengan Kasmidi Bulang sebagai wakil bupati periode 2016-2021. Ismunandar sebelumnya Sekkab Kutim dengan kekayaan Rp304 juta dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 24 Juli 2015.

Sejak 2017, ia mulai rutin melaporkan LHKPN ke KPK. Dari hanya ratusan juta, nilai harta kekayaannya melesat jadi Rp1,14 miliar per 31 Desember 2017. Hingga pada 31 Desember 2019 dalam laporan terakhirnya, nilai harta kekayaan terlapor sebanyak Rp3,14 miliar.

Sebagian besar kekayaan Ismunandar berasal dari aset tanah dan bangunan. Nilainya Rp2,94 miliar. Tersebar di delapan lokasi di Kutai Timur dengan total luas 80.701 meter persegi. Serta 21.553 meter persegi lahan di enam lokasi di Samarinda. Serta sebuah bangunan seluas 120 meter persegi di Ibu Kota Kaltim tersebut.

Sedangkan aset kendaraan pribadinya, hanya terlapor satu unit mobil Suzuki Sidekick SB416 keluaran 1997 bernilai Rp40 juta. Sedangkan harta bergerak lainnya terlapor Rp43 juta, serta kas dan setara kas Rp131,03 juta. (*)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.