Edi Damansyah Tegaskan Komitmen Penanganan Stunting Hingga ke Desa

intuisi

3 Jul 2024 13:28 WITA

Bupati Kukar Edi Damansyah turun tangan langsung menangani stunting di RSUD AM Parikesit. (Istimewa)

Tenggarong, intuisi.co – Di tengah deru mesin pemerintahan dan dinamika pembangunan di Kutai Kartanegara, Bupati Edi Damansyah mengambil langkah nyata dalam upaya melawan stunting, masalah kesehatan yang masih menghantui banyak keluarga di pelosok desa. Pada hari Rabu (3/7), Bupati Edi menunjukkan komitmennya dengan mengunjungi lima balita penderita stunting dari Desa Muara Enggelam yang sedang dirawat di RSUD AM Parikesit.

Kehadiran Edi di rumah sakit ini bukan sekadar kunjungan formalitas. Didampingi Direktur Utama RSUD AM Parikesit, Martina Yuliati, serta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Edi tampak berbincang serius dengan para tenaga medis, menggali informasi langsung mengenai kondisi para balita yang menjadi korban dari kompleksitas gizi buruk dan ketidakmampuan ekonomi. “Penanganan stunting tidak hanya sekadar program di tingkat kabupaten. Kami berupaya memastikan penanganannya menyentuh hingga ke desa-desa,” tegas Edi, menggambarkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengatasi masalah ini.

Edi menyadari bahwa akar masalah stunting tidak bisa diurai hanya dari satu sisi. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang kuat antar lembaga dan sektor, serta penguatan data yang akurat sebagai pondasi keberhasilan upaya ini. Dalam suasana penuh semangat di rumah sakit, Bupati juga menyampaikan apresiasinya kepada tim medis RSUD AM Parikesit yang dinilai sigap dan berdedikasi tinggi dalam menangani kasus-kasus stunting. “Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus terus ditingkatkan,” lanjutnya, menyiratkan harapan besar agar kolaborasi ini dapat berbuah manis dalam menurunkan angka stunting di wilayahnya.

Martina Yuliati, Direktur RSUD AM Parikesit, merespon positif kunjungan ini. Baginya, kehadiran Edi bukan hanya memberikan dorongan moral bagi para tenaga kesehatan, tetapi juga menegaskan betapa seriusnya pemerintah daerah dalam mengatasi stunting. “Kami siap mendukung penuh program ini dengan menyiapkan tim khusus yang fokus pada penanganan kasus stunting,” ujarnya. Martina juga menambahkan bahwa rumah sakit secara aktif terlibat dalam sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting, sebuah langkah preventif yang diharapkan dapat memutus mata rantai masalah ini di masa depan.

Kunjungan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi simbol dedikasi dan harapan. Edi Damansyah, melalui langkahnya ini, seolah menyampaikan pesan bahwa penurunan angka stunting bukanlah tugas satu pihak saja, melainkan tanggung jawab bersama yang harus digarap dengan serius, menyeluruh, dan berkelanjutan. Di tengah berbagai tantangan, Bupati Kukar berharap seluruh elemen terkait dapat bekerja lebih keras, agar masa depan anak-anak di Kutai Kartanegara terbebas dari ancaman stunting yang mengintai. (adv)

Ikuti berita-berita terbaru Intuisi di Google News!