Pelayanan Publik di Sebulu Kukar Kini Kian Cepat

intuisi

27 Okt 2025 15:14 WITA

Camat Sebulu, Edy Fahruddin saat ditemui awak media. (Istimewa)

Tenggarong, intuisi.co – Warga Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kini tak perlu lagi menunggu lama untuk mengurus dokumen administrasi. Melalui inovasi Pelayanan Cepat Tunggu di Tempat (PECUT), enam jenis layanan publik kini bisa diselesaikan langsung di lokasi tanpa harus kembali keesokan harinya.

Camat Sebulu, Edy Fachruddin, menjelaskan bahwa program PECUT merupakan terobosan baru dalam percepatan pelayanan publik berbasis digital. Inovasi ini mulai diperkenalkan sejak Juli 2025 melalui akun resmi media sosial Pemerintah Kecamatan Sebulu dan langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat.

“Pelayanan cepat tunggu di tempat artinya warga cukup menunggu proses verifikasi setelah syarat-syarat administrasi masuk melalui media digital. Dokumen bisa langsung dicetak di desa tanpa harus menunggu lama atau mengeluarkan biaya transportasi,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Edy menyebut, program ini merupakan hasil aksi perubahan yang digagas oleh Sekretaris Camat Sebulu, dengan dukungan sistem digitalisasi layanan.
Melalui pendekatan ini, hambatan jarak, cuaca, dan biaya perjalanan yang selama ini membatasi akses warga ke pelayanan publik dapat ditekan secara signifikan.

“Alhamdulillah, hampir dua bulan ini berjalan dengan baik. Mudah-mudahan PECUT bisa menjadi percontohan untuk seluruh kecamatan di Kukar,” tambahnya.

Program PECUT menyediakan enam jenis layanan utama yang dapat diselesaikan langsung di tempat, yakni:
• AK/1 (Kartu Kuning) – selesai dalam 25 menit.
• Kartu Keluarga (KK) – selesai dalam 25 menit.
• Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) – 30 menit.
• Surat Pindah – 120 menit.
• Surat Datang – 60 menit.
• Cetak KTP Hilang – 60 menit.

Melalui sistem ini, warga cukup datang membawa berkas persyaratan dan menunggu proses verifikasi. Semua dokumen langsung dicetak di tempat tanpa perlu menunggu berhari-hari.

Menurut Edy, hadirnya PECUT tidak hanya mempercepat pelayanan, tetapi juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Setiap layanan kini memiliki standar waktu penyelesaian yang jelas dan bisa dipantau langsung oleh warga.

“Semoga masyarakat bisa benar-benar merasakan manfaatnya, karena tujuan utama kami adalah memberikan pelayanan terbaik dan memudahkan warga,” tegasnya.

Selain mempercepat proses administrasi, program ini juga membantu mengurangi antrean di kantor kecamatan. Warga yang tinggal jauh dari pusat Sebulu dapat memanfaatkan layanan digital tersebut melalui koordinasi dengan perangkat desa.

Pemerintah Kecamatan Sebulu juga berencana memperluas cakupan layanan digital pada tahap berikutnya.
Beberapa jenis dokumen seperti surat keterangan usaha, izin keramaian, hingga dokumen sosial akan masuk dalam sistem yang sama agar seluruh layanan publik bisa diakses lebih mudah.

Edy menegaskan, transformasi digital ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan ramah warga di tingkat kecamatan.

“Digitalisasi pelayanan bukan hanya efisiensi, tapi juga bentuk kehadiran pemerintah yang lebih dekat dengan masyarakat,” pungkasnya. (rio/adv)

Ikuti berita-berita terbaru Intuisi di Google News!