Sorotan

Pembatalan Ibadah Haji 2020, Jadwal Calon Jamaah Kaltim Tahun Depan Ikut Ditunda

Hitung-hitungan salah satu travel haji dan umrah di Kaltim ini, tahun depan ada 300-400 calon jamaah haji yang ikut tertunda keberangkatannya.

Samarinda, intuisi.co – Kebijakan pemerintah meniadakan ibadah haji pada 2020 ini memberi dampak hebat. Bukan hanya calon jamaah dibuat kecewa. Pelaku travel haji dan umrah ikut gigit jari.

Namun demikian, semua harus lapang dada. Menerima kebijakan yang diambil. Pandemi covid-19 memang tak bisa dipandang sebelah mata. “Situasi saat ini memang tidak menguntungkan, jadi harus mengikuti anjuran pemerintah,” ujar Ambo Dalle, pemilik PT Arrehlah Wisata, dikonfirmasi Sabtu, 6 Juni 2020.

Menurutnya, langkah pemerintah sudah benar. Nyawa lebih utama ketika berhadapan dengan wabah. Rugi sudah pasti. Tak memberangkatkan jamaah, para karyawan harus tetap digaji. “Kalau pengusaha enggak rugi, ya, jangan jadi pengusaha. Kuncinya berusaha siap rugi dan untung,” tegasnya.

Ambo Dalle turut menerima keluhan dan kekecewaan para kliennya. Para calon jamaah haji tersebut telah menunggu bertahun-tahun ke Tanah Suci. Dan seharusnya tahun ini ada 400 jamaah yang berangkat.

Praktis, penundaan berimbas multiplier effect. Penundaan jelas berdampak terhadap kloter keberangkatan selanjutnya. “Yang ditunda untuk berangkat haji tahun depan sekitar 300-400 orang juga,” imbuhnya.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada calon jamaah haji menarik uangnya. Soal ini, Ambo Dalle mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada setiap calon jemaah. “Pernah ada yang bilang ke saya buat apa ditarik dana, daripada nanti uangnya digunakan, malah enggak jadi berangkat tahun depan. Tapi semua keputusan ada dengan mereka,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.