HeadlineSorotan

Positif Covid-19 di Kaltim Jelang Akhir Tahun Tembus 26 Ribu

Momen akhir tahun di Kaltim masih dalam tren konfirmasi positif covid-19 yang tinggi. Dengan akumulasi kasus telah menembus 26 ribu.

Samarinda, intuisi.co – Jelang akhir tahun, konfirmasi positif covid-19 harian di Kaltim masih dalam tren tinggi. Bahkan secara akumulatif pada saat ini sudah mencapai lebih 26 ribu kasus dengan kasus positif aktif sebesar 12,94 persen.

Senin, 28 Desember 2020, Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim mengumumkan 109 tambahan kasus positif virus corona. Dengan perincian Berau 25 kasus, Kutai Barat 9 kasus, Kutai Timur 11 kasus, dan Penajam Paser Utara 1 kasus. Selain itu ada Balikpapan 53 kasus, Bontang 6 kasus, dan Samarinda 4 kasus.

Sedangkan pasien dilaporkan sembuh bertambah sebanyak 170 kasus. Terdiri dari Berau 15 kasus, Kutai Kartanegara 24 kasus, Kutai Timur 19 kasus, dan Paser 15 kasus. Diikuti Penajam Paser Utara 4 kasus, Balikpapan 37 kasus, Bontang 7 kasus, dan Samarinda 49 kasus.

Adapun pasien meninggal dunia juga bertambah 6 kasus. Berasal dari Berau 1 kasus, Penajam Paser Utara 3 kasus, dan Balikpapan 2 kasus.

Dengan demikian, hingga pukul 15.00 Wita tadi, akumulasi kasus positif covid-19 di Kaltim telah mencapai 26.078 orang atau 700,8 kasus per 100 ribu penduduk. Dengan angka positif rate 16,8 persen dari kasus diperiksa. Sedangkan tingkat kesembuhan mencapai 21.974 orang atau 84,3 persen dari total kasus positif, dan 727 kasus positif atau 2,8 persen dilaporkan meninggal dunia. Menyisakan 3377 kasus masih berstatus aktif, alias sedang dalam perawatan atau isolasi mandiri.

Momentum Akhir Tahun

Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim menyambut positif tren kasus harian belakangan ini. Dengan laporan kesembuhan yang pelan-pelan kembali mendominasi. Meskipun situasi tersebut belum sepenuhnya bisa memberi kelegaan.

“Perbandingannya sudah lebih baik. Kasus sembuh lebih banyak. Tapi tetap saja, kasus positif masih tinggi,” sebut Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim Yudha Pranoto, Senin, 28 Desember 2020, dilansir dari rilis resmi Pemprov Kaltim.

Jelang berakhirnya 2020, Yudha berharap pergantian tahun menjadi momentum berakhirnya pandemi virus corona di Kaltim. Untuk itu, perlu dukungan masyarakat dengan tertib dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Terutama pola 3M alias memakai masker, menjaga jarak aman, dan mencuci tangan, yang berperan penting menghindarkan masyarakat dari virus corona.

“Kita tentu ingin begitu tahun berganti, Covid-19 juga berakhir. Di tahun yang baru tak ada lagi pandemi. Itu harapan kita, dan semua kembali ke kita juga,” pungkasnya. (*)

 

View this post on Instagram

 

A post shared by intuisi.co (@intuisimedia)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.