Nyeleneh

Stasiun BBM Terancam Tutup setelah Diam Saja Dijadikan Tempat Syuting Video Porno Amatir

Si pemilik stasiun hanya menyaksikan aktivitas tak senonoh itu dari kamera pengawas konternya. Tanpa menghentikan dan menghubungi kepolisian.

intuisi.co – Seorang pemilik stasiun bahan bakar minyak di Milwaukee, negara bagian Wisconsin, Amerika Serikat, terancam kehilangan izinnya. Dipicu reaksinya yang membiarkan bintang porno amatir mengambil rekaman adegan dewasa di lokasi usahanya tersebut.

Seperti diberitakan Fox 6, Kulwant Dhillon sebagai pemilik, hanya melihat aksi tersebut dari siaran kamera pengawas yang diputar di konternya. Terus menonton tanpa menghubungi polisi. Seorang petugas diketahui turut merekam aktivitas tersebut lewat kamera ponsel pintarnya.

Baca juga:  Keluh Kesah Isran Noor: Kerja dari Rumah, Sekali Buka Laptop, Tiga Kali Buka Baju

Adegan itu direkam pada 2018. Kemudian disebarluaskan ke situs porno yang begitu populer di dunia. Namun, polemiknya masih bergulir pada 2020 ini.

Aparat di Milwaukee mulai mengambil langkah penindakan. Termasuk politikus bernama Alderman Khalif Rainey. Desakan penetapan sanksi untuk Dhillon dan stasiun BBM-nya begitu deras mengemuka.

“Si pemilik berada di sana. Dia hanya menyaksikan. Tak mengambil telepon, tak menghubungi kepolisian,” sebut Rainey kepada Fox 6.

Alderwoman Milele Coggs menilai pihak stasiun BBM melakukan kesalahan dengan membiarkan aktivitas itu. Terlebih membiarkan seorang staf merekam kejadian tersebut. “Bagi saya itu sama buruknya dengan tidak menelepon polisi,” terangnya.

Dari penelusuran Fox 6, diketahui bahwa pria pemeran dalam video vulgar tersebut adalah Frederick Allen. Namanya sudah cukup familier dalam industri film dewasa setempat. Dikenal kerap membuat video berhubungan badan di tempat-tempat publik. Mengambil lokasi di berbagai kawasan Milwaukee.

Allen mengklaim menerima $10 ribu atau setara Rp136,90 juta per bulan dari video-video panasnya. Di kanal salah satu situs porno populer, ia telah mengumpulkan hampir 70 ribu subscriber.

Emil Ovbiagele merupakan salah satu saksi mata dari kejadian tersebut. Menyaksikan Allen yang tak menggunakan apa-apa kecuali jubah mandi.

Adapun Dhillon, kepada komite lisensi setempat tahun lalu, menyebut keputusannya memilih diam atas tindakan Allen lantaran mendapat ancaman. (*)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.