Samarinda, intuisi.co – Setelah rangkaian aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja, gerakan di Samarinda mulai membuat kemajuan. Ruang dialog dengan pemerintah daerah kian terbuka. Meskipun hasilnya belum memuaskan. Rabu, 21 Oktober
Samarinda, intuisi.co – Setelah rangkaian aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja, gerakan di Samarinda mulai membuat
Samarinda, intuisi.co – Unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di Samarinda kembali berakhir ricuh. Sejumlah demonstran cedera patah tulang hingga leher terkilir. Harga mahal dari sebuah perjuangan. Demonstrasi di Samarinda
Samarinda, intuisi.co – Unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di Samarinda kembali berakhir ricuh. Sejumlah
Samarinda, intuisi.co – Gelombang unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law di Samarinda turut diikuti kalangan pelajar. Dari level SMA, SMK, hingga STM. Keadaan itu akhirnya mendapat reaksi Dinas
Samarinda, intuisi.co – Gelombang unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law di Samarinda turut
Samarinda, intuisi.co – Unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law berlangsung ricuh di Samarinda. Bermula dari aksi saling lempar batu antara mahasiswa dan polisi di balik gerbang Kantor DPRD
Samarinda, intuisi.co – Unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law berlangsung ricuh di Samarinda.