Sorotan

84 Persen Kematian Positif Covid-19 di Kaltim Berasal dari Balikpapan dan Samarinda

Samarinda melampaui 100 kasus kematian positif covid-19 pada akhir September 2020. Terpaut 71 kasus dari Balikpapan sebagai terbanyak di Kaltim.

Samarinda, intuisi.co – Kasus kematian positif covi-19 telah melampaui 100 di Samarinda. Ibu Kota Kaltim pun menjadi daerah dengan kasus meninggal dunia tertinggi di provinsi ini setelah Balikpapan.

Rabu, 30 September 2020, Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, mengumumkan tambahan 20 covid-19 meninggal dunia. Delapan di antaranya dari Samarinda, sedangkan 12 lainnya asal Balikpapan.

Dengan tambahan tersebut, kasus kematian di Kaltim bertambah jadi 332 atau 3,8 persen dari total kasus terkonfirmasi positif.

Balikpapan masih kota dengan kematian tertinggi, yakni 175. Diikuti Samarinda 104. Yang berarti, 84 persen kasus kematian positif covid-19 di Kaltim, berasal dari kedua kota tersebut.

Tambahan 213 Kasus

Pada Rabu iinb, kasus positif covid-19 di Kaltim kembali mengalami lonjakan. Total 213 orang terkonfirmasi positif. Kasus baru terbanyak berasal dari Samarinda mencapai 75 orang. Diikuti Balikpapan 72, Kutai Kartanegara (Kukar) 35, Kutai Barat (Kubar) dan Kutai Timur (Kutim) masing-masing 13, serta Paser 5 kasus.

Tambahan 213 kasus membuat akumulasi kasus positif covid-19 di Kaltim mencapai 8651. Dengan angka kasus per 100 ribu penduduk mencapai 232,5.

Sementara itu, kasus sembuh dilaporkan bertambah 251. Berasa dari Samarinda 103 kasus, Balikpapan 86, Paser 21, Kukar 19, Kubar 11, Bontang 5, Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutim masing-masing 3. Angka kesembuhan di Kaltim pun bertambah menjadi 5772 atau 66,7 persen dari total kasus  positif.

Dengan demikian, kasus positif aktif atau masih menjalani perawatan maupun isolasi mandiri di Kaltim, saat ini dilaporkan sebanyak 2547. Terbanyak berasal dari Samarinda dan Balikpapan yang mencatatkan angka sama 803 orang. Diikuti Kukar 512, Kutim 144, dan Berau 71 sebagai enam daerah kategori zona merah d Kaltim. Satu zona oranye adalah Kubar dengan 29 kasus aktif. Selebihnya kategori zona kuning karena berada di bawah 25 kasus aktif.

Pertimbangkan Karantina Lokal

Masih tingginya jumlah kasus di Balikpapan, Wali Kota Rizal Effendi mengemukakan rencana karantina lokal. Terutama di lingkungan perumahan yang terdapat kasus positif covid-19, sebagaimana disebutkan dalam rilis harian di Posko & Media Center Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Balikpapan, Rabu sore.

Pemkot Balikpapan mendata setidaknya lima perumahan berisi kasus positif covid-19. Meliputi Balikpapan Regency, Perumnas, Taman Intan Griya, dan Sepinggan Asri.

Karantina lokal bukanlah hal baru di Balikpapan. Mengingat sebelumnya pernah dilakukan di Perumahan Sepinggan Pratama. Dengan menerapkan sterilisasi bagi setiap yang masuk dan pembatasan kegiatan lainnya.

Langkah ini menjadi sangat krusial diambil. Mengingat saat ini terdapat juga klaster keluarga dengan anggota keluarga terkonfirmasi positif sebanyak lima orang. “Kita berharap klaster keluarga ini tidak berkembang menjadi klaster lingkungan atau perumahan,” sebut Rizal Effendi. (*)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.