Beasiswa Kukar Idaman Tahap II Segera Cair

intuisi

23 Sep 2025 20:00 WITA

Beasiswa Kukar Idaman
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono saat ditemui awak media. (Kontributor intuisi.co)

Tenggarong, intuisi.co– Kabar baik datang bagi ribuan mahasiswa yang menanti beasiswa Kukar Idaman. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan bahwa pembayaran tahap kedua program unggulan tersebut akan segera dicairkan setelah resmi dimasukkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025.

Kepastian itu menandai komitmen kuat Pemkab Kukar untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan hak penerima manfaat tetap terpenuhi. Program beasiswa yang sempat tersendat karena lonjakan jumlah penerima kini mendapat tambahan alokasi anggaran agar seluruh penerima bisa menikmati haknya tanpa penundaan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, menegaskan bahwa penganggaran Beasiswa Kukar Idaman menjadi salah satu prioritas utama dalam Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2025.

“Kemarin sudah kita tambahkan kekurangannya sekitar Rp16 miliar. Anggaran itu sudah kita masukkan ke APBD Perubahan. Insya Allah bisa terlaksana,” tegas Sunggono, Rabu (23/9/2025).

Ia menjelaskan, penambahan anggaran dilakukan setelah evaluasi menyeluruh terhadap lonjakan jumlah penerima. Dari kuota awal 1.347 orang, jumlah mahasiswa yang lolos verifikasi meningkat tajam hingga 4.015 orang.

Kondisi tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan mahasiswa karena alokasi dalam APBD murni hanya mencukupi sebagian pembayaran. Namun Pemkab Kukar memastikan, sisa pembayaran tetap akan disalurkan melalui mekanisme APBD Perubahan 2025.

“Yang jelas, hak penerima beasiswa tetap kita jamin. Tahap kedua akan dibayarkan setelah proses penyesuaian anggaran selesai,” kata Sunggono.

Selain menyelesaikan persoalan beasiswa, Pemkab Kukar juga memanfaatkan APBD Perubahan 2025 untuk memperkuat sektor-sektor prioritas, terutama layanan dasar publik seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Fokus utama diarahkan untuk memastikan seluruh target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dapat tercapai di tahun terakhir pelaksanaannya.

“Sekarang sudah tahun terakhir RPJMD, jadi semua target harus kita maksimalkan,” ujarnya.

Tak lupa, Sunggono menyampaikan apresiasi kepada media dan masyarakat yang terus mengawal berbagai kebijakan daerah, termasuk isu keterlambatan beasiswa. Ia menilai, partisipasi publik dan fungsi kontrol sosial media merupakan bagian penting dalam menjaga transparansi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media yang terus mengawasi dan memberikan perhatian terhadap kebijakan Pemkab,” pungkasnya.

Dengan kepastian tersebut, ribuan mahasiswa penerima Beasiswa Kukar Idaman kini bisa bernafas lega. Program pendidikan unggulan Pemkab Kukar itu dipastikan tetap berjalan sesuai komitmen pemerintah daerah, menjadi bukti nyata dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bumi Etam. (rio/adv)

Ikuti berita-berita terbaru Intuisi di Google News!