Camat Sebulu Pastikan Lahan TPA Siap Digunakan

intuisi

19 Mei 2025 12:15 WITA

Camat Sebulu, Edy Fahruddin saat ditemui awak media. (Istimewa)

Tenggarong, intuisi.co– Upaya pengelolaan sampah di Kecamatan Sebulu mulai menunjukkan arah konkret. Pemerintah kecamatan kini telah menyiapkan lahan seluas empat hektare di Desa Sebulu Ulu yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Langkah ini menjadi wujud keseriusan pemerintah setempat dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih terpusat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar).

Camat Sebulu, Edy Fahruddin, menuturkan bahwa penyediaan lahan ini merupakan tahap awal yang sangat penting untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang tertib dan berdaya guna.

“Lahan seluas 4 hektare sudah kami siapkan dan proses administrasi serta legalitasnya sedang berjalan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan TPA yang representatif dan sesuai kebutuhan wilayah,” ujar Edy, Senin (19/5/2025).

Lokasi pembangunan TPA ini, kata Edy, dipilih dengan mempertimbangkan banyak aspek, mulai dari jarak dengan permukiman warga hingga kemudahan akses transportasi. Kawasan yang ditetapkan berada di area strategis namun cukup jauh dari pusat pemukiman padat, sehingga aktivitas operasional nantinya tidak akan menimbulkan gangguan bagi warga sekitar.

“Letaknya cukup jauh dari permukiman dan dekat dengan jalur distribusi sampah. Kami sudah pikirkan matang-matang agar keberadaannya tidak menimbulkan gangguan lingkungan,” jelasnya.

Selain kesiapan fisik, pemerintah kecamatan juga tengah menuntaskan proses legalitas lahan tersebut. Koordinasi dilakukan bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, serta Pemerintah Desa Sebulu Ulu.

“Kami tidak ingin ada masalah ke depan. Makanya proses legalitas lahan ini kami tangani secara terbuka dan melibatkan semua pihak terkait,” tegasnya.

Edy menyampaikan, peran Kecamatan Sebulu tidak berhenti hanya pada tahap penyediaan lahan. Pihaknya juga bertindak sebagai fasilitator dan pengawal lapangan untuk memastikan pembangunan TPA berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Selain itu, pemerintah kecamatan juga berupaya menjaga komunikasi intensif dengan warga agar keberadaan TPA nantinya dapat diterima dengan baik.

“Dengan lahan yang sudah siap, kami harap DLHK dan OPD teknis bisa segera melangkah ke tahap fisik. Warga Sebulu butuh solusi nyata untuk pengelolaan sampah, dan TPA ini adalah jawabannya,” pungkasnya.

TPA Sebulu diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam menangani permasalahan sampah sekaligus menjadi model pengelolaan lingkungan berbasis kolaborasi antarinstansi. D

engan dukungan semua pihak, Kecamatan Sebulu berkomitmen menghadirkan fasilitas pengelolaan sampah yang tidak hanya fungsional, tetapi juga berwawasan lingkungan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (adv/ara)

Ikuti berita-berita terbaru Intuisi di Google News!