Sorotan

Fase Relaksasi di Samarinda, Lapas dan Rutan Tetap Tanpa Jam Besuk

Ketentuan jam besuk lapas dan rutan masih menunggu ketetapan Kemenkumham. Jika dulu bisa 40 pembesuk sekaligus, kelak hanya 10.

Samarinda, intuisi.co – Fase relaksasi berlaku di Samarinda per 1 Juni 2020. Namun implementasinya tak untuk semua sektor, termasuk pelayanan publik. Jam besuk rumah tahanan (rutan) maupun lembaga permasyarakatan (lapas) tetap berpedoman protokol berlaku selama pandemi covid-19.

“Belum ada surat edaran perubahan lanjutan dari kementerian,” kata Rakhmat Hidayat, kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIA Samarinda, dikonfirmasi Kamis sore, 4 Juni 2020.

Jam besuk lapas serta rutan tetap menerapkan prosedur sama. Keluarga yang hendak berkomunikasi atau bersilaturahmi dengan narapidana, tidak bisa bertatap wajah. Hanya diperkenankan melalui video call. Pembesuk juga hanya boleh mengantar makanan sampai depan pintu masuk utama rutan.

“Tentunya sebelum masuk area tahanan, makanan disterilisasikan terlebih dulu,” imbuhnya.

Meski demikian, saat ini telah disiapkan skema bila terjadi perubahan. Ketika jam besuk diperkenankan kembali, skema yang diterapkan tetap merujuk protokol kesehatan. “Bila sebelumnya kuota kunjungan sampai 40 orang sekali besuk dalam 15 menit pertama, bisa jadi dibatasi 10 pembesuk saja,” katanya.

Pelaksana harian Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kaltim-Kaltara, Didik Heru, mengamini pernyataan Rakhmat. “Akan tetapi kami selalu siap bila ada perubahan aturan dari pusat, terutama jika sudah diperbolehkan menerapkan jam besuk,” sebut Didik Heru dikonfirmasi terpisah.

Jika nanti jam besuk diberlakukan kembali, pihaknya akan memperketat sesuai protokol kesehatan. “Misalnya jaga jarak, pakai masker, dan pengecekan suhu badan sebelum masuk rutan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.