Gema Tebus Diterapkan di OPD, Telur Rebus Jadi Menu Wajib

intuisi

21 Agu 2025 15:03 WITA

Ilustrasi telur rebus kaya manfaat. (Istimewa)

Tenggarong, intuisi.co– Setelah menyasar kalangan pelajar, Gerakan Gemar Makan Telur Rebus (Gema Tebus) kini mulai diterapkan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Inisiatif ini menjadi perluasan dari kampanye gizi yang sebelumnya diperkenalkan di sekolah-sekolah.

Setelah menyasar pelajar, program ini diperluas ke kalangan pegawai pemerintahan sebagai bagian dari kampanye gizi yang lebih luas.

Di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar, kegiatan berbagi telur rebus kepada pegawai telah menjadi rutinitas setiap Senin pagi. Telur dibagikan sebelum memulai aktivitas kerja, sebagai asupan sederhana yang kaya manfaat.

“Setiap Senin, kita memulai kegiatan dengan membagikan telur rebus kepada seluruh pegawai supaya tidak lemas,” ujar Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayetno, Kamis (21/8/2025).

Menurut Hero, penerapan Gema Tebus di OPD masih baru dan akan terus dimasifkan. Ia berharap Bupati Kukar dapat meresmikan program ini agar menjadi gerakan bersama di seluruh instansi pemerintahan.

Salah satu usulan yang tengah disiapkan adalah surat edaran yang mendorong penyediaan telur rebus dalam setiap agenda resmi, baik dalam konsumsi nasi kotak maupun snack rapat.

“Kalau bisa, setiap ada rapat atau kegiatan resmi, di dalam nasi kotak atau snack-nya selalu ada telur rebus,” tambahnya.

Telur rebus dipilih bukan tanpa alasan. Makanan ini dikenal sebagai sumber protein hewani yang lengkap, mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, telur juga kaya vitamin A, D, B12, serta mineral penting seperti zat besi dan selenium.

Kandungan kolin dalam kuning telur berperan penting dalam perkembangan otak dan fungsi saraf. Bagi orang dewasa, konsumsi telur rebus secara rutin dapat membantu menjaga energi, meningkatkan konsentrasi, dan memperkuat sistem imun.

Penerapan Gema Tebus di lingkungan kerja juga menjadi contoh nyata bahwa pola makan sehat bisa dimulai dari hal kecil. Dengan melibatkan OPD, Pemkab Kukar berharap gerakan ini menjadi budaya baru yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Langkah sederhana seperti makan satu butir telur rebus setiap pagi dapat menjadi investasi jangka panjang bagi kesehatan dan produktivitas. Gema Tebus membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari kebiasaan kecil yang konsisten. (adv/ara)

Ikuti berita-berita terbaru Intuisi di Google News!