Sorotan

Hampir 75 Persen Pasien Covid-19 Kaltim Sembuh, Tetap Taati Protokol Kesehatan

Warga Kalimantan Timur diharap tetap bijak menjalankan protokol kesehatan. Meski kasus covid-19 kian terkendali, bahayanya tetap jadi ancaman serius.

Samarinda, intuisi.co – Tiada hari tanpa penambahan kasus covid-19 di Kaltim. Dalam dua hari, pada 20-21 Juni 2020, ada 17 pasien positif virus corona.

Dari 17 kasus tersebut, 13 di antaranya dari Balikpapan. Menyusul Penajam Paser Utara (PPU) dua orang, serta Berau dan Bontang masing-masing satu. “Penambahan kasus ini setidaknya pelajaran agar kita lebih disiplin dengan protokol kesehatan covid-19,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak, dikonfirmasi Senin petang, 22 Juni 2020.

Hingga saat ini akumulasi kasus di Balikpapan sudah 132.  Dari jumlah itu, 77 orang dilaporkan sembuh. Tersisa 52 pasien dan tiga lainnya meninggal dunia. Dibandingkan daerah lain di Kaltim, Balikpapan memang paling banyak diterpa kasus virus corona. Disusul Kutai Kartanegara 66 kasus kemudian Samarinda terpaut 1 kasus, yakni 65 pasien terkonfirmasi (selengkapnya lihat infografis).

Kasus covid-19 Kaltim per kabupaten/kota hingga 22 Juni 2020 (Dinas Kesehatan Kaltim)

“Penularan tak akan terjadi jika semua warga taat dengan protokol kesehatan. Mari kita jaga diri dan jaga sesama,” tegas Andi. “Bila hendak berdampingan covid-19, harus bisa beradaptasi dengan kebiasaan baru (new normal).”

Ada tiga poin penting dalam kebiasaan baru yang dimaksud Andi. Yakni jaga jarak saat beraktivitas, pakai masker saat di luar rumah, dan rutin cuci tangan setiap sebelum atau sesudah berkegiatan. Bila disiplin dengan ketiganya, niscaya virus corona bakal bekurang perlahan. Bukti nyata sudah ada. Dari 435 kasus positif virus corona di Kaltim, 74 persen telah sembuh.  “Sembuh itu pasti, jadi tak perlu khawatir,” tutupnya. (*)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.