DPRD Kaltim

Hasil Reses Anggota DPRD Kaltim Dapil 3, Sorot Masalah Infrastruktur

Baharuddin Muin melaporkan hasil reses anggota DPRD Kaltim Dapil 3 PPU-Paser yang berlangsung selama 17—24 Februari 2021.

DPRD Kaltim

Samarinda, intuisi.co – Para anggota DPRD Kaltim dari Daerah Pemilihan atau Dapil 3 meliputi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Paser, menggelar Reses Masa Persidangan 1 Tahun 2021. Berlangsung 17—24 Februari 2021. Hasil reses tersebut disampaikan Baharuddin Muin dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra.

Adapun para legislator dari Dapil 3 tersebut meliputi Amiruddin dan Andi Harahap dari Partai Golongan Karya (Golkar), Herliana Yanti dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Baharuddin Muin dari Partai Gerindra, Yenni Eviliana dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Andi Faisal Assegaf dari Partai Demokrat.

Hasil reses tersebut disampaikan Baharuddin Muin pada Selasa, 30 Maret 2021, dalam Rapat Paripurna ke-9. Berlangsung di Gedung D Lantai 6 Kantor DPRD Kaltim. Dipimpin Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji. Hadir Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK dan 28 legislator DPRD Kaltim lainnya secara langsung dan virtual. Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi hadir mewakili Pemprov Kaltim.

Aspirasi kepada Anggota DPRD Kaltim Dapil 3

Reses selama delapan hari tersebut berlangsung di empat kecamatan PPU meliputi Penajam, Sepaku, Babulu, dan Waru. Sedangkan di Paser meliputi lima kecamatan yakni Long Ikis, Grogot, Kuaro, Long Kali, dan Paser Belengkong.

“Aspirasi secara umum meliputi infrastruktur pembangunan jalan, jembatan, gorong-gorong, hingga jalan usaha tani yang tersebar di PPU dan Paser,” terang Baharuddin Muin dalam pemaparannya tersebut.

Warga banyak berharap pengadaan lampu jalan dan semenisasi sampai pedesaan. Sedangkan di bidang pendidikan, masyarakat mengharapkan sosialisasi mengenai Beasiswa Kaltim Tuntas 2021 sampai pelosok desa di PPU dan Paser untuk SD sampai peguruan tinggi. Begitu juga dengan PAUD sampai SMA.

“Lebih teristimewa jika bisa diizinkan sekolah tatap muka dengan protokol kesehatan ketat,” lanjut Baharuddin Muin.

Adapun untuk bidang kesehatan dinilai masih perlu sosialisasi dalam penggunaan masker maupun penerapan protokol kesehatan lainnya. Mengingat sampai saat ini pandemi covid-19 belum berakhir. Sosialisasi diharapkan turut melibatkan tenaga kesehatan hingga aparat kelurahan, kecamatan, maupun desa. “Bahkan kalau bisa kepolisian,” sambungnya.

Baharuddin Muin juga mengungkapkan harapan warga mendapat bantuan air bersih. Terutama di tengah musim kemarau. Masyarakat juga berharap mendapat bantuan rumah layak huni. Demikian pula subsidi pupuk untuk perkebunan. “Pemerintah diharapkan memberi perhatian mengingat harga jual sawit di pasaran yang makin murah. Demikian juga untuk pengadaan alat pertanian dan budi daya sapi,” pungkasnya. (*)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.