Kutai KartanegaraPemkab Kukar

Komitmen Kukar Jadi Lumbung Pangan, Anggarkan Rp700 Miliar untuk Dukung Petani

Pertanian Kutai Kartanegara Bangkit: Anggaran Rp700 Miliar Menyirami Ladang dan Sawah, Membuka Era Baru Kesejahteraan Petani di Bawah Komitmen Pemerintah.

Samarinda, intuisi.co – Di tengah hamparan hijau Kutai Kartanegara, sebuah revolusi tersembunyi sedang berlangsung. Bukan dari suara mesin atau kilau mineral, melainkan dari hati dan tangan para petani yang mengolah tanah. Sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan, yang selama ini berada di bayang-bayang industri pertambangan, kini mendapatkan sorotan berkat komitmen pemerintah daerah yang berani.

Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin, dengan semangat yang membara, mengumumkan anggaran sebesar Rp700 Miliar – angka yang belum pernah tercatat dalam sejarah – sebagai wujud nyata dukungan kepada para petani. Anggaran ini, yang merupakan bagian dari visi besar untuk menjadikan Kukar sebagai lumbung pangan Provinsi Kalimantan Timur dan penyangga Ibu Kota Nusantara, diharapkan dapat mengubah wajah pertanian di daerah ini.

Dari pembangunan pabrik pupuk hingga infrastruktur pertanian yang modern, setiap rupiah dijanjikan akan mengalir seperti air, memberi kehidupan baru pada sawah dan ladang. “Ini akan menjawab kegelisahan teman-teman petani,” kata Rendi Solihin dengan penuh keyakinan. “Insya Allah kami terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan seluruh petani di Kukar.”

Komitmen ini bukan hanya sekedar janji. Di tahun-tahun sebelumnya, Pemkab Kukar telah menunjukkan dedikasinya melalui berbagai program bantuan. Dan kini, dengan anggaran yang lebih besar, harapan untuk pertanian yang lebih maju dan mandiri semakin nyata.

Kepala Bidang Sarana dan Prasana Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhamad Rifani, menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian adalah kunci untuk masa depan yang berkelanjutan. “Total selama lima tahun mendatang, peningkatan irigasi mencapai 69 kilometer,” ujarnya, menggambarkan skala upaya yang sedang dilakukan.

Jaringan irigasi yang sedang dibangun tidak hanya akan mengatasi masalah pengairan bagi petani padi sawah tetapi juga menjadi simbol dari komitmen pemerintah untuk mendukung peningkatan produksi pertanian. Ini adalah cerita tentang bagaimana sebuah daerah, yang dikenal dengan tambangnya, kini berusaha keras untuk menghidupkan kembali sektor yang selama ini kurang mendapat perhatian.

Dengan setiap alur irigasi yang terbentuk, dengan setiap benih yang ditanam, Kutai Kartanegara tidak hanya mengalirkan air, tetapi juga harapan untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (adv)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.