Koperasi Merah Putih, Simbol Kemandirian Warga Loa Janan

intuisi

17 Jun 2025 14:53 WITA

Musdesus Pemerintah Desa Loa Janan Ulu bersama masyarakat mendeklarasikan pembentukan Koperasi Merah Putih. (intuisi.co)

Tenggarong, intuisi.co- Langkah berani diambil warga Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, yang resmi mendeklarasikan berdirinya Koperasi Merah Putih melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pada Selasa (17/6/2025).

Pembentukan koperasi ini bukan sekadar agenda formal, tetapi wujud nyata dari semangat kolektif masyarakat dalam memperjuangkan kemandirian ekonomi dari akar desa.

Dalam forum yang dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, disepakati bahwa koperasi tersebut akan menjadi wadah ekonomi gotong royong yang menjawab kebutuhan riil warga.

Program awal yang dirancang meliputi penyediaan layanan agen LPG, penyaluran pupuk pertanian, hingga pengelolaan Pertamini sebagai unit usaha desa.

Kepala Desa Loa Janan Ulu, Supariyo, menegaskan bahwa koperasi ini merupakan simbol perjuangan warga untuk membangun kekuatan ekonomi secara mandiri. “Kita ingin membuktikan bahwa desa bisa mandiri dan berdaya. Koperasi Merah Putih ini bukan hanya instrumen ekonomi, tapi juga alat perjuangan untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya di hadapan forum.

Sebanyak lima orang pengurus dipilih dari unsur masyarakat dan tokoh lokal untuk menjalankan operasional koperasi. Mereka memiliki tanggung jawab besar dalam menyusun rencana kerja yang profesional, transparan, dan bersinergi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang telah lebih dulu berjalan.

“Sinergi adalah kunci. Kita tidak boleh jalan sendiri-sendiri. Kalau koperasi dan BUMDes bersatu, dampaknya pasti terasa langsung ke warga,” lanjut Supariyo.

Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Kepala DPMD Kukar, Arianto, yang menyebut bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan arah kebijakan Pemkab Kukar dalam memperkuat kemandirian desa. “Ini bukan sekadar memenuhi instruksi. Ini langkah nyata menuju kemandirian desa dalam mengelola sumber daya secara profesional,” ujar Arianto.

Desa Loa Janan Ulu kini menjadi desa ketujuh di Kecamatan Loa Janan yang mendirikan Koperasi Merah Putih. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa gerakan ekonomi berbasis gotong royong mulai tumbuh dan mengakar kuat di tingkat desa.

Bagi warga, kehadiran koperasi bukan hanya soal bisnis atau keuntungan finansial, melainkan simbol harapan baru, bahwa dari ruang sederhana di balai desa, mereka bisa menata masa depan ekonomi yang lebih mandiri, adil, dan berkelanjutan. (adv/ara)

Ikuti berita-berita terbaru Intuisi di Google News!