HeadlinePemprov Kaltim

Pegawai Kanwil DJPb Kaltim Belajar Manajemen Kebencanaan Gempa Bumi dari BPBD Kaltim

BPBD Kaltim ajak pegawai Kanwil DJPb Kaltim simulasi gempa bumi, tingkatkan kesiapsiagaan dan pengetahuan manajemen kebencanaan.

Samarinda, intuisi.co – Gempa bumi adalah salah satu bencana alam yang tidak bisa diprediksi kapan terjadinya. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan pengetahuan tentang cara bertindak saat terjadi gempa bumi sangat penting dimiliki oleh setiap orang. Hal ini juga berlaku bagi para pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Kalimantan Timur yang bekerja di gedung bertingkat.

Untuk meningkatkan kapasitas pegawai Kanwil DJPb Kaltim dalam menghadapi bencana gempa bumi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur mengadakan kegiatan simulasi evakuasi gempa bumi di kantor tersebut pada Rabu (28/11/223). Kegiatan ini merupakan salah satu program rutin BPBD Kaltim yang diperuntukkan untuk seluruh lini pemerintahan maupun instansi lainnya.

Kegiatan simulasi evakuasi gempa bumi ini dimulai dengan penyampaian materi tentang manajemen kebencanaan oleh Pengelola Bahan Perencanaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kaltim, Johan Wahyudi dan Analis Kebijakan Ahli Muda, Sugeng Priyanto. Materi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang konsep, prinsip, dan mekanisme penanganan bencana gempa bumi.

Setelah mendapatkan materi, para pegawai Kanwil DJPb Kaltim kemudian dibagi menjadi beberapa tim satuan tugas (satgas) yang memiliki peran dan tugas masing-masing dalam penanganan bencana. Tim satgas ini terdiri dari tim evakuasi, tim pencarian dan penyelamatan, tim kesehatan, tim logistik, dan tim komunikasi.

Tim satgas kemudian melakukan simulasi evakuasi gempa bumi dengan skenario yang telah disiapkan oleh BPBD Kaltim. Skenario ini meliputi situasi saat terjadi gempa bumi, proses evakuasi pegawai yang berada di dalam gedung, penanganan korban yang mengalami luka atau fraktur akibat tertimpa material, hingga evakuasi korban ke ambulan untuk dibawa ke rumah sakit.

Dari hasil simulasi, tim satgas menunjukkan kinerja yang cukup baik dalam menangani bencana gempa bumi. Mereka mampu melakukan kaji cepat dan melaksanakan peran tugasnya dengan baik. Waktu respon tim satgas dalam melakukan evakuasi dan penanganan korban juga terbilang cepat, yaitu hanya 20 menit.

Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Agus Tianur melalui Sugeng Priyanto mengapresiasi kegiatan simulasi evakuasi gempa bumi yang telah dilakukan oleh pegawai Kanwil DJPb Kaltim. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan bekal kepada pegawai Kanwil DJPb Kaltim terhadap kebencanaan.

“Ini sebagai bukti kita untuk ikut sertakan peran fungsi pentahelix, bencana urusan bersama sehingga kita dapat sekaligus mensosialisasikan kegiatan yang ada di BPBD Kaltim,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai Kanwil DJPb Kaltim yang telah mempercayakan kepada BPBD Kaltim untuk pendampingan kegiatan simulasi evakuasi gempa bumi. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi instansi lainnya untuk meningkatkan kapasitas dalam menghadapi bencana gempa bumi. (BPBDKaltim/Adv/Tya)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.