Sorotan

Penularan Covid-19 di Hotel-Hotel Kaltim Diklaim Belum Pernah Terjadi

Hotel-hotel di Kaltim ditegaskan tak main-main dalam menerapkan protokol kesehatan. Termasuk meniadakan perayaan Tahun Baru.

Samarinda, intuisi.co – Ramai isu penularan virus corona dari seprai dan handuk di hotel menjadi keresahan baru di tengah pandemi yang belum mereda. Namun hingga saat ini, kasus serupa masih belum dijumpai di hotel-hotel Kaltim.

“Sampai sekarang belum ada (penularan covid-19 di hotel). Kami sudah sering imbau kepada pengelola hotel soal disiplin protokol kesehatan (prokes). Jangan sampai dilanggar,” sebut Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kaltim, Muhammad Zulkifli, dikonfirmasi Selasa sore, 29 Desember 2020.

Zulkifli menegaskan jika sektor perhotelan tak main-main dalam menjalan protokol kesehatan. Terlebih setelah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan CHSE yan merupakan kependekan dari Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability. Diturunkan dalam bentuk sertifikat sebagai tanda suatu destinasi layak dikunjungi turis lokal dan internasional dari segi protokol kesehatan.

“Tapi yang jelas kami juga perlu pengawasan dari pemerintah. Sementara warga juga perlu diberikan edukasi tentang pentingnya protokol kesehatan,” imbuhnya.

Komponen CHSE dinilai penting dalam industri pariwisata ke depan. Menjadi standar baru bagi perhotelan menjalankan kebersihan dan protokol kesehatan. Mengatur ketat dari pembersihan ruang dan barang publik dengan disinfektan, ketersediaan sarana mencuci tangan dengan sabun, dan tempat sampah bersih.

Termasuk dalam bentuk koordinasi antara pengelola destinasi wisata dengan Satgas Penanganan Covid-19 setempat serta rumah sakit. Dari CHSE, pemeriksaan suhu tubuh, wajib memakai masker, menerapkan etika batuk dan bersin, menghindari berjabatan tangan juga menjadi poin penting. Pun demikian dengan penanganan terhadap pengunjung dengan gangguan kesehatan ketika beraktivitas di semua destinasi wisata. “Kami sudah menerapkan aturan ini dengan ketat hingga sekarang,” sebut dia.

Kepatuhan Hotel di Kaltim

Kepatuhan itu juga ditunjukkan dengan sikap PHRI menyambut kebijakan Pemprov Kaltim mengeluarkan imbauan tentang larangan berkerumun dan berkumpul di hotel jelang akhir tahun. Zulkifli memaklumi ketentuan tersebut demi mencegah kasus positif covid-19 bertambah lagi.

Dari pegelola hotel juga demikian. Soal seprai dan handuk pasti diganti. Sebab anggota PHRI Kaltim pastilah menjaga kebersihan masing-masing hotel. “Sedangkan mau rapat (di hotel) saja kami semprot (disinfektan) dulu, hotel-hotel di Kaltim ini benar disiplin,” pungkasnya. (*)

 

View this post on Instagram

 

A post shared by intuisi.co (@intuisimedia)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.