Kutai KartanegaraPariwaraPemkab Kukar

Pesan Bupati Edi Damansyah dalam BBGRM Kukar

Bupati Edi Damansyah memberikan amanat perihal BBGRM yang ke-20. Kegiatan ini serentak dimulai pada 4 Mei di 193 desa.

Tenggarong, intuisi.co– Bupati Edi Damansyah memberikan amanat perihal BBGRM yang ke-20. Kegiatan ini serentak dimulai pada 4 Mei 2023. Dalam pesannya, Bupati Edi mengajak masyarakat menguatkan nilai kegotongroyongan dan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian menjadikan peringatan BBGRM sebagai momentum dalam memotivasi Pemkab Kukar hingga pemerintah desa, untuk terus semangat membangun warga lebih maju.

“Kami berharap melalui BBGRM yang digerakkan oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya pada Jumat, 20 Oktober 2023.

Sementara itu, kata dia, dalam rangka penguatan dan penyelenggaraan pemerintahan desa di Kabupaten Kutai Kartanegara dilakukan penguatan fiskal. Selain dari dana ADD dan bantuan pangan khusus, Pemerintah Kabupaten Kutai Kattanegara juga mengalokasikan dana untuk Rukun Tetangga (RT) sebesar Rp50 juta per RT.

“Ini merupakan salah satu cara mengentaskan kemiskinan dengan memberdayakan warga. Terbukti, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, angka kemiskinan di Kutai Kartanegara turun 0,35 persen,” sebutnya.

Bupati Edi menyatakan, meski tidak menurun signifikan namun kegiatan pengentasan kemiskinan memerlukan konsistensi bersama, baik pada tingkat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan dan Desa termasuk LPM. Peran fungsi ketua dan anggota BPD dalam bentuk fasilitasi penguatan SDM.

“Untuk itu dituntut LPM diKukar bisa saling bersinergi dalam Rumah Besar pengentasan kemiskinan yang terus berjalan,” ucapnya.

Bupati Edi Berhasil Angkat Semua Status Desa di Kukar

Sejalan dengan itu, sambungnya, program inovatif Bupati Edi Damansyah dan Wakil Bupati Rendi yakni  Kukar Bebaya telah berhasil mengangkat status semua desa di Kukar, dalam memetakan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara Arianto mengungkap dalam kurun waktu dua tahun ini dampak positif yang signifikan melalui program Kukar Bebaya, kini tidak ada lagi desa yang tergolong dalam kategori Sangat Tertinggal.

“Pada 2023 ini jumlah desa dalam indikator Berkembang berkurang menjadi 48, sementara Desa Maju meningkat menjadi 69, dan desa Mandiri meningkat menjadi 76,” kata Arianto.

Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa Indeks Desa Membangun (IDM) di Kutai Kartanegara juga ikut meningkat. Diketahui, IDM Kutai Kartanegara saat ini sudah mencapai angka 0,776 dan diharapkan pada 2024 akan meningkat 0,788.

“Jika mencapai 0,788 artinya ini mendekati 0,8. Dengan demikian, tingkat kategori Desa Mandiri di Kutai Kartanegara semakin meningkat,” ujarnya.

Untuk itu, Arianto berharap melalui program ini Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) hingga Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Kukar dapat mendukung Pemerintah Desa maupun Kelurahan untuk bersinergi dalam membangun daerah. (*)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.