Sorotan

PPKM Skala Mikro di Kaltim Diperpanjang untuk Kali Kelima

PPKM skala mikro sudah dua bulan lebih berlaku di Kaltim dan bakal lebih panjang seiring perpanjangan kelima yang diambil Gubernur Isran Noor.

Samarinda, intuisi.co – Virus corona yang masih meneror Kaltim membuat pembatasan kembali diperpanjang di provinsi ini. Melanjutkan program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Skala Mikro yang sudah bergulir sejak lama.

“Pak Gub (Gubernur Kaltim, Isran Noor) memutuskan memperpanjang PPKM Mikro hingga 31 Mei 2021. Ini yang kelima kalinya,” sebut Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, Yudha Pranoto, seperti dilansir dari rilis resmi Pemprov Kaltim, Kamis, 20 Mei 2021.

PPKM skala mikro di Kaltim berlaku sudah dua bulan lebih sejak kebijakan tersebut pertama kali diterapkan. Sampai saat ini pelaksanaannya pun diperpanjang Gubernur Isran mengingat kasus virus corona di provinsi ini belum juga tuntas.

Per 20 Mei 2021 ini, akumulasi kasus covid-19 di Kaltim telah mencapai 70.504 atau 1894,6 kasus per 100 ribu penduduk dengan positif rate 25,8 persn dari kasus diperiksa. Sedangkan total kasus sembuh mencapai 67.707 atau 96 persen dari akumulasi kasus positif dan kematian 1692 atau 2,4 persen. Menyisakan 1105 kasus aktif atau masih menjalani perawatan maupun isolasi mandiri.

“Kami melakukan berbagai upaya agar covid-19 segera berakhir. Mohon dukungan semua pihak, karena wabah ini adalah masalah kita bersama,” tandasnya.

Ketentuan Perpanjangan PPKM Skala Mikro

Perpanjangan PPKM skala mikro di Bumi Etam tertuang dalam Instruksi Gubernur Kaltim Nomor 10/2021 tertanggal 17 Mei lalu. Pembatasan dilakukan sejak dari tingkat rukun tetangga dengan kewajiban menerapkan protokol kesehatan 5M. Mulai mencuci tangan, menghindari kerumunan, memakai masker, mengurangi mobilitas, dan menjaga jarak.

Demi menjaga aturan terlaksana, instruksi gubernur ini juga menyebutkan soal urusan operasi yustisi. Mewajibkan satgas penanganan covid-19 masing-masing daerah melakukan razia demi menekan penyebaran virus tersebut.

“Jadi kita memang tak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas. Terlebih saat di luar rumah,” tegasnya.

Meski demikian, Yudha yang juga kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, bisa sedikit lega lantaran tingkat kesembuhan dari virus corona di provinsi ini sudah 96 persen. Dia berharap persentase kesembuhan terus bertambah hingga 100 persen. Dan untuk mewujudkannya, diperlukan kontribusi masyarakat dalam menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan. “Mari menjaga diri dan sesama,” pungkasnya. (*)

 

View this post on Instagram

 

A post shared by intuisi.co (@intuisimedia)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.