PPLPD Kukar Ubah Bejaguran Jadi Arena Prestasi Atlet Muda

intuisi

5 Agu 2025 12:19 WITA

Ilustrasi Bejaguran di Kukar. (Istimewa)

Tenggarong, intuisi.co– Anak-anak muda Bejaguran di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, kini punya jalur resmi menuju dunia olahraga profesional.

Melalui Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD), mereka dibina menjadi atlet berprestasi, meninggalkan ring liar tanpa aturan dan melangkah ke panggung nasional bahkan internasional.

Transformasi ini digagas oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kukar sebagai upaya mengubah stigma Bejaguran yang selama ini dikenal sebagai adu fisik jalanan, menjadi cabang olahraga yang menantang dan bermartabat. Pendekatan pelatihan dan pembinaan dilakukan secara intensif, dengan fokus pada etika, teknik, dan mental juara.

Kepala Bidang Pembudayaan Dispora Kukar, A.M. Ari Junaidi, menyebut bahwa potensi anak-anak Bejaguran sangat besar jika diarahkan dengan benar. “Bejaguran bukan lagi sekadar adu kuat di jalan. Ini adalah potensi besar, jika dibina dengan benar,” ujarnya, Selasa (5/8/2025).

Beberapa peserta kini telah bergabung dalam barisan atlet PPLPD. Mereka menjalani latihan terjadwal, mendapat pendampingan pelatih bersertifikat, serta dukungan nutrisi dan penguatan mental.

Tak ada lagi ring berdebu dan perkelahian tanpa aturan, yang ada adalah disiplin dan mimpi yang mulai tertata. Menurut Ari, seleksi atlet PPLPD tidak hanya berdasarkan prestasi sebelumnya, tetapi juga semangat untuk berubah.

“Mereka yang masuk PPLPD bukan hanya karena pernah menang tanding, tapi karena punya semangat untuk berubah dan tumbuh,” lanjutnya.

Keistimewaan program ini terletak pada keterbukaannya. Dispora Kukar membuka peluang bagi siapa saja yang memiliki semangat dan mental petarung, tanpa memandang latar belakang.

Seleksi dibuka sepanjang tahun, dan setiap anak muda yang menunjukkan potensi akan difasilitasi. PPLPD berada di bawah Bidang Kebudayaan Olahraga Dispora Kukar, dengan fokus utama pada pembinaan usia dini dan pelajar.

Program tersebut menjadi jembatan antara bakat mentah dan prestasi olahraga nasional, sekaligus ruang aman bagi anak muda yang nyaris tersesat.

Lebih dari sekadar mencetak atlet, PPLPD bertujuan membentuk karakter. Ari menegaskan bahwa generasi tangguh bukan hanya dibutuhkan di ring, tetapi juga dalam kehidupan. “Kegiatan ini tidak hanya mencetak atlet, tetapi membentuk karakter. Kami ingin melahirkan generasi yang tangguh, bukan hanya di ring tapi juga dalam kehidupan,” pungkasnya.

Kini, ring Bejaguran di Kukar telah berubah menjadi ring harapan. Tempat anak muda berdiri tegak bukan karena amarah, tetapi karena mimpi yang mulai punya bentuk dan arah. (adv/ara)

Ikuti berita-berita terbaru Intuisi di Google News!