Program Jadi Pengusaha di Kukar Resmi Meluncur

intuisi

19 Nov 2025 10:22 WITA

Ilustrasi penggiat UMKM. (Istimewa)

Tenggarong, intuisi.co – Upaya Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) memperkuat ekosistem kewirausahaan memasuki babak baru setelah program Jadi Pengusaha resmi diperkenalkan pada malam Pesta Rasa 2025. Melalui skema inkubasi yang dikelola Diskop UKM Kukar, masyarakat yang ingin merintis usaha kini mendapat pendampingan intensif sejak tahap perencanaan hingga usaha berjalan.

Program yang menjadi bagian dari misi ke-2 Dedikasi Kukar Idaman Terbaik Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin ini dirancang sebagai jalur awal bagi siapa pun yang ingin memulai usaha. Dengan demikian, setiap ide bisnis dari calon wirausahawan mendapat ruang dan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan UKM Diskop UKM Kukar, Fathul Alamin, menyampaikan bahwa pendampingan diberikan secara menyeluruh—mulai dari penentuan jenis usaha, pembinaan, pengurusan legalitas, hingga memastikan usaha dapat berjalan optimal.

“Sama seperti pola inkubasi, kita menetaskan sebuah telur. Ya seperti itulah program Jadi Pengusaha. Kita damping sampai usaha itu jadi,” jelasnya usai pembukaan Pesta Rasa di Taman Kota Raja, Rabu (19/11/2025).

Diskop UKM juga mencatat peningkatan signifikan dalam pengembangan pelaku UMKM. Lewat program 10.000 UMKM yang berjalan sejak 2021 hingga 2025, tercipta 18.500 wirausaha baru di berbagai sektor. Program tersebut masih akan dilanjutkan hingga 2029 untuk memperluas jangkauan kemandirian ekonomi masyarakat.

Fathul menegaskan bahwa transformasi ekonomi Kukar menuntut penguatan UMKM sebagai fondasi ekonomi baru. Mengingat ketergantungan daerah terhadap sektor tambang dan migas yang tidak terbarukan, Pemkab Kukar tengah gencar melakukan diversifikasi ke arah ekonomi kreatif, pertanian modern, dan pariwisata.

Untuk mendukung pergeseran tersebut, pemerintah meluncurkan sejumlah program strategis seperti inkubasi bisnis melalui klinik UMKM di setiap kecamatan, Kredit Kukar Idaman Terbaik dengan bunga nol persen bekerja sama dengan Bank Kaltimtara—yang kini memiliki plafon hingga Rp500 juta—serta pengembangan hilirisasi produk pertanian sesuai potensi wilayah.

Penguatan rantai pasok dan akses pasar juga terus dilakukan melalui keberadaan koperasi desa dan Kelurahan Merah Putih, yang memfasilitasi pemasaran produk UMKM secara lebih luas dan berkelanjutan.

Menutup sambutannya, Pemkab Kukar berharap rangkaian Pesta Rasa tahun ini dapat berlangsung lancar dan memberi dampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, terutama bagi para pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah. (adv/rio)

Ikuti berita-berita terbaru Intuisi di Google News!