HeadlinePemprov Kaltim

Rapat Penyusunan Dokumen Penanggulangan Bencana, BPBD PPU Siap Hadapi Kemungkinan Terburuk

BPBD PPU rapat penyusunan dokumen penanggulangan bencana, siap hadapi kemungkinan terburuk bersama instansi terkait.

Penajam, intuisi.co – Bencana alam bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar rapat dengan berbagai instansi terkait penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Kedaruratan Bencana (RPKB) dan Rencana Kontijensi (Renkon) di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU, belum lama ini.

Rapat ini bertujuan untuk membangun kesepahaman bersama dan membuat sebuah dokumen yang dapat menjadi acuan oleh seluruh pihak yang terlibat dalam menanggulangi kebencanaan. Jika suatu bencana terjadi, mereka dapat mengetahui tugas pokok dan perannya masing-masing.

“Kita membuat dokumen ini possibility ya, kemungkinan terjadi seperti apa. Ketika itu terjadi kita sudah tahu apa yang kita kerjakan. Ketika tidak ada kejadian maka dia hanya sebatas dokumen, dan ketika terjadi kata lainnya itu skenarionya seperti apa,” ujar Kepala BPBD Kabupaten PPU Budi Santoso, yang memimpin langsung kegiatan ini.

Budi menambahkan, pembuatan dokumen ini sesuai dengan standar atau prosedur yang sudah dibuat oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Rapat ini merupakan rapat pendahuluan yang harus dilakukan sebelum menyusun dokumen RPKB dan Renkon.

Dokumen RPKB dan Renkon ini penting untuk disusun karena Kabupaten PPU memiliki potensi bencana yang cukup tinggi, seperti banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, atau gempa bumi. Dengan adanya dokumen ini, diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan oleh bencana, baik bagi manusia, lingkungan, maupun infrastruktur.

Rapat penyusunan dokumen penanggulangan bencana yang digelar oleh BPBD PPU merupakan langkah penting untuk mengantisipasi dan mengurangi dampak negatif dari bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Dengan adanya dokumen RPKB dan Renkon, diharapkan semua instansi yang terlibat dapat bekerja sama dengan baik dan saling mendukung dalam penanggulangan bencana. Oleh karena itu, masyarakat juga harus ikut berperan aktif dalam penanggulangan bencana, dengan selalu waspada, siap, dan tenang menghadapi kemungkinan terburuk. Semoga dengan adanya rapat ini, Kabupaten PPU dapat menjadi lebih tangguh dan siap menghadapi bencana alam di masa depan. (BPBDKaltim/Adv/Tya)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.