Tenggarong, intuisi.co– Warna merah dan abu-abu kini menghiasi dinding Pasar Gerbang Raja Mangkurawang. Lantai yang sebelumnya retak mulai diperbaiki satu per satu, taman kecil ditata di beberapa sudut, dan area parkir tampak lebih rapi.
Suasana baru mulai terasa di pasar induk kebanggaan warga Tenggarong. Sejak akhir Agustus 2025, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan perawatan besar-besaran terhadap pasar tersebut.
Aktivitas jual beli tetap berjalan seperti biasa, meski sebagian pedagang yang semula berjualan di halaman kini digeser ke dalam bangunan utama agar proses perbaikan berlangsung lancar.
Yati, salah satu pedagang, menyambut baik pembenahan ini. “Perbaikan dan perawatan sudah berlangsung sekitar satu minggu. Kami tetap berjualan, tapi tempat lebih tertata,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).
Ia berharap wajah baru pasar bisa membuat aktivitas dagang lebih nyaman, baik bagi pedagang maupun pembeli.
Di balik perbaikan fisik, ada tujuan strategis yang ingin dicapai. Kepala Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi Disperindag Kukar, Anwari Fitrah, menjelaskan bahwa pembenahan pasar merupakan bagian dari persiapan menghadapi penilaian Adipura tingkat nasional.
“Pasar Mangkurawang sudah lama tidak tersentuh perawatan. Tahun ini, Wakil Bupati Kukar mengalokasikan anggaran melalui APBD perubahan 2025,” ungkapnya.
Meski anggaran resmi baru masuk dalam perubahan APBD, pekerjaan dipercepat demi kesiapan menghadapi penilaian. Perbaikan meliputi pengecatan ulang, peremajaan plafon, perbaikan lantai, drainase, penataan taman, dan fasilitas parkir. Semua diarahkan agar pasar menjadi ruang belanja yang bersih, sehat, dan nyaman.
Anwari menegaskan bahwa pasar Mangkurawang memiliki peran vital sebagai pusat distribusi bahan pangan di Tenggarong. “Sayur, daging, ikan, semua ada di sini. Maka tempatnya harus ditata dengan baik,” jelasnya.
Target penyelesaian pekerjaan ditetapkan akhir tahun ini. Dengan begitu, pasar bisa digunakan secara normal pada awal 2026 dengan wajah baru yang lebih segar.
Disperindag juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan daerah yang telah memberi perhatian khusus terhadap fasilitas perdagangan rakyat. “Kami berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Kukar yang konsisten mendukung perawatan pasar,” tambah Anwari.
Perawatan ini diharapkan menjadi titik balik bagi pasar tradisional di Kukar. Lebih dari sekadar tempat transaksi ekonomi, pasar Mangkurawang diharapkan menjadi ruang sosial yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. (adv/ara)



