HeadlinePolitikSamarinda

Siapa Pemilik Kursi Terakhir dari Kaltim di Senayan?

Perebutan kursi menuju senayan dari Kaltim kian memanas. Maklum dari delapan hanya tersisa satu. Saling klaim tak bisa dihindari

Samarinda, intuisi.co-Hingga Jumat, 3 Maret 2024 dari laman pemilu2024.kpu.go.id total suara (real count) yang masuk berada di angka 55,69 persen. Persentase tersebut khusus perhitungan suara daerah pemilihan atau dapil Kaltim.

Berdasarkan pantauan intuisi.co, Partai Golkar masih memegang kendali dengan suara tertinggi dengan total 185,822 suara, disusul Partai Gerindra 102,855 suara, PDI-Perjuangan 92,151 suara, PKB 66,902 suara, Partai NasDem 66,685 suara, Partai Demokrat 43,555 suara, Partai Keadilan Sejahtera 43,438 suara, Partai Amanat Nasional 36,419 suara dan Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) 26,047 suara.

Bila menggunakan penghitungan kursi anggota legislatif dengan metode Sainte Lague, maka hanya Partai Golkar yang akan mendapatkan dua dari delapan kursi dapil Kaltim di Senayan. Dengan bilangan pembagi yang habis dibagi tiga.

Masih dari laman KPU tersebut, dari capaian suara maka sejumlah calon legislatif wajah baru bakal mengisi kursi di DPR RI. Dimulai dari Syafruddin dari PKB dengan jumlah perolehan sementara 39,992 suara.

Lalu Nabil Husien Said Amin Alrasydi dengan jumlah perolehan sementara 24,025 suara. Sementara, wajah lama yang berpeluang besar akan kembali mengisi kursi DPR RI dapil Kaltim adalah Rudy Mas’ud (Partai Golkar), Budisatrio Djiwandono (Partai Gerindra), Irwan (Partai Demokrat), Safaruddin (PDIP), dan Aus Hidayat Nur (PKS).

Lantas siapa yang bakal mengisi kursi terakhir tersebut?

Belum lama ini, Partai Gerindra optimistis menambah satu wakilnya selain Budisatrio Djiwandono. Sekretaris Gerindra Kaltim Seno Aji mengatakan bila tahun ini bakal menjadi sejarah bagi Gerindra sebab hendak mengirimkan dua wakilnya menuju parlemen pusat.

Adalah dr Etha Rimba Paembonan yang bakal mendampingi Budi Satrio ke senayan. Berdasarkan hasil hitung suara pada laman pemilu2024.kpu.go.id tadi malam, Etha Paembonan berhasil mengumpulkan 18.188 suara.

“Iya, dua kursi. Harapannya, Fraksi Gerindra bisa membuat perataan pembangunan daerah,” kata Seno.

Wakil Ketua DPRD Kaltim ini menuturkan, data tersebut mereka dapatkan dari perhitungan suara yang terus berprogres di lapangan juga dari internal partai. Bila klaim ini merupakan kebenaran, maka harapan partai lain untuk melenggang ke senayan bakal pupus.

“Kami akan fokus kesejahteraan petani, nelayan serta memperbaiki infrastruktur di daerah,” tegasnya.

Lalu bagaimana respons partai lain mengenai ihwal tersebut. Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim Irwan Feco tak mengamini klaim tersebut. Dari hitung-hitungan sementara di KPU maupun tabulasi data C1 yang mereka miliki, Partai Gerindra hanya meraih satu kursi di DPR RI. Itu berdasarkan perhitungan dengan metode Sainte Lague yang diatur dalam UU 7/2017 tentang Pemilu. Dengan kata lain, partai yang sudah mendapatkan satu kursi akan dibagi dengan angka 3.

“Gerinda dapat satu kursi saja. Total suara (Gerindra) dibagi tiga saja masih tinggi PKS. Jadi kursi ke-8 milik Partai PKS,” bantah Wakil Kaltim di Komisi V DPR RI itu.

Terpisah, Partai Amanat Nasional (PAN) juga memberikan respons serupa. Partai dengan lambang matahari putih ini justru mengklaim bila kursi ke delapan ini berasal dari PAN. Maklum saja sudah tiga periode atau kurang lebih 15 tahun mereka absen menginjak senayan.

Koordinator Badan Saksi Nasional (BSN) PAN Lalu Edi Rahardianto mengatakan, PAN telah selesai melakukan perhitungan C1 salinan atau hasil penghitungan suara di setiap TPS se-Kalimantan Timur. Ada 11.441 TPS yang tersebar di sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim.

“Total suara yang kami dapatkan memuaskan,” kata Lalu.

Penghitungan yang didapatkan Partai PAN tersebut, kata Lalu berhasil mengungguli saingan terdekatnya yakni Partai Demokrat dalam perebutan kursi terakhir menuju Senayan.

“Kami akan terus mengawal proses penghitungan ini sampai selesai. Kami akan patuh dengan aturan dan menunggu hasil keputusan resmi KPU,” pungkasnya. (*)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.