HeadlineSorotan

Thohari Aziz Tambah Kontestan Pilkada yang Berpulang karena Covid-19

Thohari Aziz terkonfirmasi positif covid-19 pada Jumat lalu, 22 Januari 2021. Setelah lima hari perawatan, nyawanya tak tertolong.

Balikpapan, intuisi.co – Wakil Wali Kota Balikpapan terpilih, Thohari Aziz, meninggal dunia. Mengembuskan napas terakhir pada Rabu sore, 27 Januari 2021, di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB), setelah lima hari sebelumnya terkonfirmasi positif virus corona.

Kabar wafatnya Thohari Aziz dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan, dr Andi Sri Juliarty atau akrab disapa Dokter Dio. “Innalillahi wainnailaihi rodjiun. Telah meninggal dunia Bapak Thohari Azis SH Jam 17.30 Wita di RS Pertamina Balikpapan. Mohon doa Bapak/ibu kiranya almarhum husnul khotimah. Aamiin,” ungkap Dokter Dio via grup WhatsApp Tim Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan.

Informasi dihimpun intuisi.co, mendiang Thohari mulai menjalani perawatan sejak 10 hari di RSPB. Namun baru terkonfirmasi positif covid-19 pada Jumat lalu, 22 Januari 2021. Menurut rencana, jenazah Thohari bakal dilepas langsung Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi. Dimakamkan di TPU Km 15 pada pukul 19.30 Wita.

Duka atas kepergian Thohari juga disampaikan Rizal Effendi via akun media sosialnya. Wali kota Balikpapan dua periode tersebut merasakan kehilangan mendalam atas kematian koleganya tersebut. “Semoga Allah Yang Maha Kuasa mengampuni segala khilaf, serta menerima semua amal ibadah beliau,” tulis Rizal Effendi di akun Instagram-nya, @rz_effendi58.

Jejak Thohari Aziz

Thohari sebelumnya adalah wakil ketua DPRD Balikpapan. Pada pilkada 2020, politikus PDI Perjuangan tersebut maju sebagai calon wakil wali kota Balikpapan, mendampingi sang petahana Rahmad Masud sebagai calon wali kota.

Sebagai calon tunggal yang didukung seluruh partai di DPRD Balikpapan kecuali Partai NasDem, keduanya keluar sebagai pemenang dengan keunggulan 61,7 persen atau 85.855 suara. Sedangkan kotak kosong sebagai lawannya mendapatkan 38,3 persen atau 53.362 suara.

Thohari menjadi pejabat publik kesekian di Kaltim yang mengembuskan napas positif virus corona. Sebagai kontestan pilkada serentak di Kaltim, ia menjadi peserta kelima yang terkonfirmasi positif covid-19. Atau ketiga yang akhirnya meninggal dunia.

Dua figur sebelumnya mengembuskan napas sebelum hari pencoblosan. Yakni Muharram sebagai calon bupati Berau yang juga petahana, meninggal dunia 13 hari selepas terkonfirmasi positif pada 9 September 2020. Disusul Adi Darma, calon wali kota Bontang yang tak tertolong setelah dinyatakan positif virus corona pada 24 September 2020.

Dua kontestan pilkada di Kaltim lainnya yang juga positf covid-19 namun berhasil selamat adalah sama-sama calon wakil bupati Kutai Timur. Yakni Kasmidi Bulang yang akhirnya jadi pemenang pilkada Kutim 2020, serta Uce Prasetyo. (*)

 

View this post on Instagram

 

A post shared by intuisi.co (@intuisimedia)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.