Cara BPBD Mitagasi Bencana di Bontang yang Rawan Longsor

intuisi

1 Des 2023 13:04 WITA

Satu rumah rusak parah di Jalan Kapal Layar RT 22 di Bontang akibat longsoran tanah. (istimewa)

Banner

Samarinda, intuisi.co- Memasuki musim penghujan di kawasan Kota Taman, BPBD Bontang, Usman memberikan peringatan. Sebab kawasan ini memang rentan dengan longsor. Bahkan pada awal 2023 ini dalam sepekan petaka itu bisa terjadi empat kali. Pihaknya pun sudah mengidentifikasi wilayah yang paling rentan terhadap longsor.

“Lokasi yang rawan longsor di Kelurahan Gunung Elai, Kelurahan Belimbing dan Kelurahan Lok Tuan,” bebernya kepada media ini.

Kata dia, ketiga kelurahan ini yang paling rawan terjadi longsor. Karenanya, warga diimbau agar menghindari beraktivitas di sekitar wilayah tersebut saat turun hujan. Dan dalam waktu dekat, Pemkot Bontang berencana membentuk tim terpadu yang terdiri dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan instansi terkait untuk menanggulangi persoalan ini.

“Jika menerima laporan masyarakat, tim kami biasanya langsung mendatangi lokasi kemudian memberikan penanganan,” imbuhnya.

Dia menyatakan, untuk tindakan yang bisa dilakukan adalah bekerjasama dengan Dinas PUPR yang lebih berkompeten. Dirinya pun selalu menghimbau kepada masyarakat untuk jangan membangun di daerah yang rawan longsor. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan dampak bencana seperti kerusakan yang dapat menimbulkan kerugian korban jiwa.

“Karena bencana longsor kapan saja bisa terjadi saat musim penghujan,” tegasnya.

Dia menegaskan, diseminasi selalu diberikan

sebagai upaya untuk mereduksi kerugian yang dapat terjadi serta keselamatan warga itu sendiri. Selain itu, kesiapsiagaan dan kerjasama antar-OPD dapat meningkatkan respon penanggulangan dalam menghadapi potensi bencana yang dapat merusak lingkungan dan nyawa manusia.

“Lebih baik mencegah daripada menderita di kemudian hari,” pungkasnya. (BPBDKaltim/Adv/Tya)

Ikuti berita-berita terbaru Intuisi di Google News!