HeadlinePemprov Kaltim

Kolaborasi Disnakertrans Kaltim dan BPJS Ketenagakerjaan Menuju Zero Accident

Disnakertrans Kaltim dan BPJS Ketenagakerjaan berkolaborasi untuk mewujudkan zero accident di lingkungan kerja.

Samarinda, intuisi.co – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil menorehkan prestasi gemilang di bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Pada tahun 2023, Disnakertrans Kaltim menduduki peringkat empat besar terbaik se-Indonesia dalam penerapan K3 di lingkungan kerja. Namun, capaian tersebut tidak membuat Disnakertrans Kaltim berpuas diri. Justru, mereka semakin bersemangat untuk meningkatkan kualitas K3 di daerahnya.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Disnakertrans Kaltim adalah dengan berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Kolaborasi ini bertujuan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja hingga mencapai zero accident atau nol kecelakaan kerja. Dengan demikian, diharapkan seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kaltim mampu menerapkan K3 dengan baik dan benar.

Rozani Erawadi, Kepala Disnakertrans Kaltim, mengatakan bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk menjaga konsistensi penerapan K3 di seluruh perusahaan di Kaltim. Menurutnya, hal ini penting untuk melindungi dan menjamin keselamatan para pekerja, serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.

“Kami tidak ingin ada lagi pekerja yang menjadi korban kecelakaan kerja atau terkena penyakit akibat kerja. Kami ingin semua pekerja sehat dan aman, serta dapat bekerja dengan optimal,” ujar Rozani saat ditemui di kantornya, Jl. Kemakmuran No.2, Kel. Sungai Pinang Dalam, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Senin (4/12/2023).

Rozani menjelaskan bahwa penerapan K3 didasarkan pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. UU ini mengatur tentang tiga tujuan utama K3, yaitu memberikan perlindungan dan menjamin keselamatan bagi setiap pekerja dan pihak lain yang berada di tempat kerja, menjamin bahwa setiap sumber produksi dapat diolah dan digunakan secara aman, efektif, dan efisien, serta mendorong peningkatan kesejahteraan dan produktivitas pada tingkat regional hingga nasional.

Untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, Rozani mengatakan bahwa Disnakertrans Kaltim akan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih bagi pekerja, khususnya dalam hal asuransi dan jaminan sosial. Rozani menambahkan bahwa saat ini pihaknya sedang mempersiapkan data ketenagakerjaan di seluruh Kaltim untuk mendukung kolaborasi tersebut.

“Kami berharap dengan adanya kolaborasi ini, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan aman, serta meningkatkan kesejahteraan dan kinerja para pekerja. Kami juga mengimbau kepada seluruh perusahaan di Kaltim untuk terus melakukan pembinaan dan sosialisasi tentang K3, serta memberikan pelatihan kepada pekerja agar memahami SOP kerja dengan baik,” tutur Rozani.

Rozani mengaku bangga dengan pencapaian Disnakertrans Kaltim yang berhasil masuk dalam empat besar terbaik nasional dalam penerapan K3. Ia mengatakan bahwa hal ini menjadi bukti nyata dari keseriusan Pemerintah Provinsi Kaltim dalam menjaga dan memelihara keamanan dan keselamatan para pekerja di daerahnya.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam penerapan K3 di Kaltim. Kami berharap agar prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi di masa depan. K3 adalah tanggung jawab bersama, dan kita harus selalu mengutamakannya,” pungkas Rozani. (DisnakertransKaltim/Adv/Ina)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.