HeadlineKutai KartanegaraPemkab Kukar

Mengenal Bahasa Kutai, Bahasa Daerah yang Akan Diajarkan di Sekolah Kukar

Bahasa Kutai, warisan budaya dan identitas masyarakat Kukar, akan diajarkan di sekolah sebagai muatan lokal mulai tahun ajaran baru.

Tenggarong, intuisi.co – Bahasa Kutai, salah satu bahasa daerah yang ada di Kalimantan Timur, akan segera menjadi bagian dari kurikulum sekolah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Mulai tahun ajaran baru 2023-2024, bahasa ini akan diajarkan sebagai muatan lokal dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP).

Ini merupakan upaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar untuk melestarikan Bahasa Kutai sebagai warisan budaya dan identitas masyarakat setempat. Bahasa Kutai merupakan bahasa yang digunakan oleh suku Kutai, salah satu suku tertua di Indonesia yang memiliki sejarah panjang dan kaya.

“Kami ingin anak-anak kita mengenal dan mencintai Bahasa Kutai, karena itu adalah bagian dari budaya kita. Dengan belajar Bahasa Kutai, mereka dapat lebih menghargai dan memelihara kekayaan budaya daerah,” ujar Kepala Bidang Kebudayaan, Disdikbud Kukar, Liliyanto Ismail.

Liliyanto menambahkan bahwa saat ini pihaknya sedang menyusun buku ajar Bahasa Kutai yang akan digunakan sebagai sumber belajar. Buku tersebut akan disesuaikan dengan kurikulum 2023 dan standar kompetensi lulusan.

“Kami juga telah memberikan pendampingan kepada para guru yang akan mengajar Bahasa Kutai di 16 sekolah yang menjadi lokus uji coba. Kami harap mereka dapat menguasai materi dan metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan,” kata Liliyanto.

Dalam rencana Disdikbud Kukar, sebanyak 50 sekolah di 20 kecamatan akan menerapkan muatan lokal Bahasa Kutai. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring dengan kesiapan sumber daya manusia dan sarana prasarana.

“Kami berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari semua pihak, terutama orang tua dan masyarakat. Kami yakin bahwa dengan belajar Bahasa Kutai, anak-anak kita tidak hanya akan lebih cerdas, tetapi juga lebih berakhlak dan berbudaya,” tutup Liliyanto. (*)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.