Rapat di Gedung Bappeda Kaltim, Timses Balon Ketua KONI Disorot

Alexander Hutabarat

2 Feb 2022 22:00 WITA

bappeda kaltim
Kepala Bappeda Kaltim M Aswin. (ricky bravo/intuisi.co)

Samarinda, intuisi.co-Salah satu ruangan di gedung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim, persisnya sekretariat Korps Pegawai Republik Indonesia atau Bapor Korpri digunakan rapat oleh tim pemenangan bakal calon ketua KONI Kaltim, Zairin Zain. Aksi itu kemudian menuai sorotan. Meski demikian  Kepala  Bappeda Kaltim, Muhammad Aswin menanggapinya dengan santai.

“Tidak masalah jika ada agenda pertemuan dan kumpul di sini (kantor Bappeda Kaltim),” ujarnya kepada sejumlah media pada Rabu siang, 2 Februari 2022.

Baca juga:  KONI Kaltim Segera Berganti Ketua, Siapa Saja Bisa Calonkan Diri

Mantan kepala Dinas Pariwisata Kaltim ini juga tak pernah meminta Timses Zairin Zain rapat di Bappeda Kaltim. Bila timses kandidat lain seperti Rusdiansyah Aras hendak berkantor atau rapat di Bappeda Kaltim juga tak menjadi persoalan. Lebih lanjut dia menyatakan, sebagian dari anggota Tim Pemenangan Zairin Zain merupakan PNS dan pensiunan abdi negara, sehingga tak menjadi persoalan bila ada agenda pertemuan atau musyawarah. Sebab tak hanya ada Bapor Korpri yang berkantor di Bappeda Kaltim, ada juga Global Green Growth Institute (GGGI).

“Jangankan KONI, di sini ada juga organisasi internasional, GGGI, GIZ. Apalagi Bapor Korpri, kalau cuma mau kumpul di belakang ya tidak masalah,” terang ketua Bapor Korpri Kaltim ini.

Baca juga:  Rusdiansyah Aras Banjir Dukungan, Dianggap Layak Pimpin KONI Kaltim

Rapat di Bappeda Kaltim Terbatas untuk Partai Politik

Dia mengatakan, lain kisah jika yang berkumpul itu partai politik. Itu baru tak diizinkan. Musyawarah yang dilakukan memang bertujuan untuk meningkatkan pembinaan olahraga. Sebab rapat tersebut memang penting sehingga dibutuhkan penanganan yang baik dan anggaran yang tepat.

“Di daerah lain itu penanganannya lebih baik daripada kita (Kaltim). Di daerah lain sebagian besar anggaran olahraga berada di cabang olahraga. Kalau di sini kan hanya sebagian kecil saja,” sebutnya.

Dia pun berharap persoalan anggaran ini tak ada rekayasa, sehingga pembinaan para atlet dan cabang olahraga atau cabor kian terarah ke depan.

“Mari kita sama-sama membangkitkan olahraga di Kaltim,” pungkasnya. (*)

Ikuti berita-berita terbaru Intuisi di Google News!