Sorotan

Sudah Enam Kasus Covid-19 di Kaltim dari Cluster Persidangan Sinode GPIB di Bogor

Hasil positif covid-19 pasien di Kaltim hari ini, menambah daftar kasus Cluster Persidangan Sinode GPIB di Bogor yang berkegiatan 26-29 Februari 2020.

Samarinda, intuisi.co – Penyebaran virus corona di Kaltim kembali bertambah. Kini jumlahnya 21. Tambahan satu kasus pada 1 April 2020 ini. Yakni seorang pasien dari Kutai Kartanegara (Kukar).

“Penambahan kasus baru ini berasal dari Kutai Kartanegara,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi M Ishak, dalam keterangan persnya, Rabu petang, 1 April 2020, di Gedung Serba Guna Diskes Kaltim, Jalan Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda Ulu.

Dijelaskan, kasus positif dari Kukar tersebut ialah perempuan 37 tahun. Saat ini dirawat di RSUD Aji Muhammad Parikesit. Pasien positif tersebut merupakan peserta Persidangan Sinode Tahunan Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) di Bogor pada 26-29 Februari 2020.

Setelah kegiatan tersebut, pada 13 Maret 2020 ia sempat ke Jakarta. Tiga hari kemudian berobat ke salah satu fasilitas kesehatan. Namun diagnosisnya kala itu negatif dari covid-19. Hingga pada 19 Maret 2020, kembali lagi ke Tenggarong, Kutai Kartanegara. Namun memutuskan untuk karantina mandiri lantaran gejala yang tak reda-reda.

“Pada 26 Maret, keluhan tak menghilang kemudian ke rumah sakit (RSUD AM Parikesit) dan langsung diisolasi. Hari ini keluar positif hasil tes swab-nya,” pungkasnya.

Hasil positif pasien tersebut, menambah daftar kasus Kaltim dari cluster persidangan sinode di Bogor. Sebelumnya, dua pasien positif virus corona dari Kutai Timur, menjalani perawatan di RSUD Aji Muhammad Parikesit dan RSUD Taman Husada Bontang. Sama-sama terpapar dari cluster persidangan sinode.

Berikutnya pasien di Balikpapan dengan kode BPN 09. Perempuan 50 tahun. Hasil tracing kontak cluster persidangan sinode. Sedangkan pasien BPN 11 juga hasil tracing kontak cluster. Sempat merencanakan pertemuan dengan salah satu dari 14 orang yang dikarantina setelah mengikuti kegiatan di Bogor tersebut. Akhirnya, dipastikan positif bersama suaminya yang mendapat kode BPN 12. (*)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.