HeadlinePemprov Kaltim

Vaksin HPV: Perlindungan dari Kanker Serviks Sejak Dini

Kanker serviks bisa dicegah dengan vaksinasi HPV. Diskes Kaltim berupaya melindungi perempuan sejak dini dengan program ini.

Samarinda, intuisi.co – Setiap dua menit di dunia ada orang yang mati karena kanker serviks. Kanker ini merupakan salah satu penyebab kematian utama bagi perempuan di Indonesia. Namun, tahukah Anda bahwa kanker serviks bisa dicegah dengan vaksinasi human papillomavirus (HPV)?

HPV adalah virus yang menyebabkan kanker serviks. Virus ini menular melalui kontak seksual dan bisa berkembang menjadi kanker jika tidak ditangani segera. Kanker serviks sendiri adalah kanker yang tumbuh pada sel-sel di leher rahim. Kanker ini umumnya berkembang perlahan dan baru menunjukkan gejala ketika sudah memasuki stadium lanjut.

Untuk mencegah kanker serviks, Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim memulai program vaksinasi HPV sejak Agustus 2023 lalu. Vaksin ini diperuntukkan untuk perempuan, khususnya bagi anak perempuan kelas 5 SD.

“Jadi HPV itu untuk mencegah agar orang tidak kanker serviks. Kanker serviks miliknya perempuan. Maka sasarannya perempuan. Siapa yang jadi target sasarannya, vaksinasi anak kelas 5 SD perempuan,” terang Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Kaltim Setyo Budi Basuki.

Menurut Setyo, vaksinasi HPV memiliki dua dosis dengan jarak waktu satu tahun.”Pemberiannya dua kali. Tahun pertama di kelas 5, tahun kedua kelas 6. Dia akan bisa melindungi dari kanker serviks di 15 tahun kemudian,”katanya.

Dalam pendistribusian vaksinasi HPV, Diskes Kaltim berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten/kota. Program ini pun akan dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

Setyo berharap bahwa program vaksinasi HPV ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan kanker serviks sejak dini. Ia juga mengimbau agar perempuan yang sudah aktif secara seksual untuk melakukan pemeriksaan pap smear secara berkala.

“Seringkali datang pasien yang sudah mengalami gejala kanker, kalau kanker sudah gejala itu sudah terlambat. Sudah tidak bisa divaksin. Makanya kita harus mencegah sebelum terjadi,”kritik Setyo.

Vaksinasi HPV adalah salah satu langkah konkret untuk melindungi perempuan dari ancaman kanker serviks. Dengan vaksinasi ini, diharapkan perempuan bisa memiliki kualitas hidup yang lebih baik dan lebih sehat. (DiskesKaltim/Adv/Tya)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close

Mohon Non-aktifkan Adblocker Anda

Iklan merupakan salah satu kunci untuk website ini terus beroperasi. Dengan menonaktifkan adblock di perangkat yang Anda pakai, Anda turut membantu media ini terus hidup dan berkarya.